Saat RSV Berbahaya bagi Bayi Prematur
Bayi prematur sangat rentan terhadap infeksi RSV karena imunitas dan fungsi paru belum matang, sehingga berisiko tinggi mengalami gangguan napas berat dan memerlukan perawatan intensif.... read more
Setelah proses persalinan selesai, tim dokter yang terdiri dari dokter kandungan yang membantu ibu bersalin dan dokter anak akan memeriksa organ tubuh bayi untuk memastikan organ tubuhnya bisa berfungsi dengan baik. Salah satunya tes APGAR untuk menilai kemampuan bayi baru lahir beradaptasi dengan dunia di luar rahim.PenilaianAPGAR
| Apgar | Nilai 0 | Nilai 1 | Nilai 2 |
| Appearance | Seluruh tubuhnya kebiruan atau pucat | Ujung jari kaki dan tangan kebiruan, tapi tubuh berwarna merah muda | Seluruh tubuh berwarna merah muda, tidak ada semburat kebiruan |
| Pulse | Detak jantung kurang dari 60/menit | Detak jantung antara 60-100/menit | Detak jantung lebih dari 100/menit |
| Grimace | Tidak memberikan respons bila distimulasi | Menangis ketika distimulasi | Bersin/batuk/menjauh ketika distimulasi |
| Activity | Tidak ada aktivitas | Ada sedikit gerakan | Gerakan aktif |
| Respiration | Tidak bernapas | Tidak teratur, terputus-putus dan tangisan lemah | Kuat dan tangisannya keras |
Baca juga:
Bayi prematur sangat rentan terhadap infeksi RSV karena imunitas dan fungsi paru belum matang, sehingga berisiko tinggi mengalami gangguan napas berat dan memerlukan perawatan intensif.... read more
Periksakan mata bayi prematur, karena berisiko tinggi mengalami gangguan retina mata.... read more
Rentan mengalami gangguan kesehatan, bayi prematur merasakan cinta lewat suara ibu.... read more
".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>