Bayi Divonis Thalassemia

 

T: Bayi 8 bulan divonis Thalassemia, lalu ditransfusi darah. Apakah berbahaya?

J: Jika ini terjadi pada anak Anda, tentu diagnosisnya adalah Thalassemia Mayor.  
Anak yang didiagnosis sebagai Thalassemia Mayor mendapat gen Thalassemia dari kedua orangtuanya, yang merupakan Thalassemia Minor. Thalassemia disebabkan bahan baku pembentuk sel darah merah berkurang atau tidak terbentuk sama sekali, sehingga sel darah merah yang terbentuk selalu pecah. Penderita harus mendapat transfusi darah seumur hidup agar tumbuh dan berkembang seperti anak normal. Jika tidak ditransfusi, kebutuhan oksigen tubuh akan berkurang dan jantung akan bekerja lebih keras. Akibatnya tubuh lemas, letih dan lama kelamaan jantung tidak dapat bekerja maksimal dan terjadilah gagal jantung. Transfusi darah menimbulkan efek samping, seperti  timbul reaksi transfusi dan tertularnya penyakit infeksi (Hepatitis B, Hepatitis C atau HIV). Jadi, jika anak ibu didiagnosis sebagai Thalassemia Mayor, tindakan pemberian transfusi darah sudah tepat.

DR. Dr. Pustika Amalia, Sp.A(K)

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>