7 Cara Menangani Anak Pemalu

 

 
Foto: shutterstock

Wajar bila anak merasa malu saat baru pertama kali bertemu seseorang. Sembunyi di balik bokong, nggak ada yang salah dengan rasa malu. 

Rasa malu tidak selalu hilang bersama waktu dan bertambahnya usisa anak. Tapi anak-anak dapat belajar untuk lebih percaya diri dan merasa nyaman berinteraksi dengan orang lain. Coba kiat ini yang dikutip dari  raisingchildren.net.au 


1. Beri waktu anak untuk merasa nyaman, jangan paksa dia untuk segera akrab dengan tamu Anda atau para sahabat Anda.

2. Dampingi anak dalam situasi sosial seperti tempat bermain, playgroup, atau di tempat pesta. Dorong anak untuk tetap bermain dan melakukan eksplorasi. Saat anak sudah merasa nyaman Anda dapat perlahan-lahan mengenalkannya dengan situasi lain dalam waktu lebih pendek. Misalnya minta anak duduk bersama orang dewasa lain saat berada di day care atau play ground, atau di kantor bunda.

3. Biarkan anak tahu bahwa perasaan mereka baik-baik saja, dan bahwa Anda akan membantunya mengelola emosinya. Misalnya, "Bunda lihat kamu agak takut, soalnya kamu nggak tahu ada siapa di pesta ini. Yuk jalan berkeliling, lihat ada siapa saja."

4. Jangan berlebihan menenangkan anak karena memberi pesan bahwa situasi ini benar-benar menakutkan. Perhatian ekstra akan memicu rasa malu anak secara tiba-tiba.

5. Beri pujian saat anak berhasil merespon sapaan orang lain. Gunakan kontak  mata, coba menjauhlah dari anak. Misalnya, "Quinn, bunda senang lho, tadi kamu menyapa orang di play ground. Kamu lihat nggak, tante baju kuning yang anaknya pakai topi ungu tadi itu tersenyum, lho."

6. Jadilah model untuk membangun rasa percaya diri anak supaya dilihat oleh anak. Jawab sapaan orang bila Anda disapa lebih dulu oleh orang lain. 

7. Tidak boleh ada label. Kalau ada orang yang menyebut anak Anda pemalu, koreksi segera di hadapan anak. Misalnya, "Dia cuma butuh waktu untuk terbiasa. Kalau sudah nyaman pasti dia akan senang berlari-larian sama anak-anak lain." Ini memberi pesan pada anak bagaimana anak merasa dan dapat mengatasi situasi ketika sudah lebih siap. (IR)

 


Artikel Rekomendasi

Load more