Si balita sering mengalah, memang baik. Tapi dia perlu juga mempunyai sikap asertif!
Selalu mengalah. Di sekolahnya, balita tampil sebagai anak baik. Ia selalu mengalah pada semua teman. Hingga, saat antri bermain ayunan, dia selalu mengalah pada teman yang menyerobot antreannya. Atau, dia diam saja ketika mainannya diambil teman. Balita ini sama sekali tak kelihatan usahanya mempertahankan apa yang menjadi miliknya saat itu.
Perhatikan karateristik balita. Jika sikap mengalah didukung sikapnya yang penuh percaya diri, dan mampu memilah kapan ia perlu mengalah dan kapan ia perlu mempertahankan diri, maka balita tergolong anak yang matang. Ia tak seperti anak seusianya yang masih kental sikap emosinya. Namun, bila karena balita kurang percaya diri sehingga selalu mengalah pada teman, orang tua perlu hati-hati. Saatnya Anda mengajarkan sikap asertif pada anak atau sikap yang berani mempertahankan diri dari kemauan orang lain yang ingin menguasainya.