Gembira dan Aman di Mobil

 


Beberapa orangtua tampak bernyanyi, membacakan buku, mengobrol dan memberikan aktivitas pada anak. Perjalanan lama, terutama jika macet seperti di Jakarta, mendorong orangtua untuk memanfaatkan waktu bersama anak seoptimal mungkin, tanpa keluh kesah, atau hanya berinteraksi dengan gadget. Aktivitas edukasi di dalam mobil  ini sering disebut dengan istilah carschooling.

Bila Anda menyetir
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila Anda mengantar anak sekolah dengan menyetir mobil sendiri.
1.    Tempatkan anak duduk di kursi belakang dan memakai seat belt,  bukan di samping Anda untuk menghindari dorongan air bag jika tiba-tiba ada benturan keras di mobil.

2.    Hindari menengok anak ke belakang. Anda bisa berinteraksi dengan anak sambil menengoknya, saat mobil berhenti karena macet.

3.    Pasang spion tambahan agar Anda bisa leluasa  memastikan anak baik-baik saja.

4.    Fungsikan  safety lock di pintu dekat  tempat anak duduk untuk mengamankan anak jika tiba-tiba ia membuka pintu sendiri.

5.    Meminta anak BAK lebih dulu sebelum berangkat ke sekolah untuk menghindari dia mengompol atau ingin BAK di tengah kemacetan.

Bila Anda Tidak Menyetir
Dengan tidak menyetir sendiri,  kesempatan Anda untuk berinteraksi dengan anak lebih leluasa. Karena Anda bisa duduk berdekatan dengannya. Namun, keselamatan berkendaraan tetap perlu diperhatikan.

1.    Anak harus tetap menggunakan seat belt dan duduk di belakang.

2.    Tetap memamsang fungsi safety lock,  di pintu dekat  tempat anak duduk untuk mengamankan  anak jika tiba-tiba ia membuka pintu sendiri.

3.    Meminta anak BAK lebih dulu sebelum berangkat ke sekolah untuk menghindari dia mengompol atau ingin BAK di tengah kemacetan.



 


Artikel Rekomendasi

Load more
".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>