Kesalahan Pakai Car seat

 

car seat untuk anak. Kesalahan menggunakan car seat dapat membahayakan anak. Berikut kesalahan umum pakai car seat yang sering terjadi:
  1. Pakai car seat bekas. Fungsi dari beberapa bagian penting car seat bisa jadi sudah hilang karena menuanya usia pakai, sehingga tak cukup kuat melindungi anak. Penggunaan ideal car seat adalah kurang dari lima tahun.
  2. Hanya pakai sesekali, padahal Anda tidak dapat memprediksi kapan terjadinya rem mendadak atau kecelakaan akan terjadi. Pakai car seat setiap saat!
  3. Mengeluarkan anak dari car seat saat mobil jalan dengan alasan anak sudah tidak betah. Ajak ia bermain di car seat-nya! Bila gagal, segera hentikan mobil. Mungkin ia sudah lelah duduk dan ingin merenggangkan tubuhnya.
  4. Tidak baca buku petunjuk manual penggunaan. Ada jutaan model car seat di luar sana, yang berbeda cara penggunaannya. Akibatnya bisa fatal bila ada salah satu bagian dari car seat tidak terpasang, karena Anda tidak tahu.
  5. Sabuk pengaman tidak terkunci dengan benar. Sabuk pengaman car seat adalah penolong Anda untuk menahan posisi anak tetap aman saat terjadi goncangan. Pastikan sabuk berbunyi ‘klik’ ketika mengunci dan cek cara kerjanya, minimal dua minggu sekali.
  6. Sabuk pengaman terlalu ketat atau longgar. Anak akan kesulitan bernapas dan bergerak bila sabuk pengamannya terlalu ketat. Bila terlalu longgar, fungsi sabuk pengaman akan hilang. Kencangkan sabuk pengaman sesuai tubuh anak dengan ditambah satu ruang ukuran jari Anda.
  7. Car seat tidak menempel dengan benar. Pastikan car seat telah menempel dan terkunci dengan sempurna pada jok belakang mobil agar car seat bebas goncangan. Bila car seat dapat bergeser ke depan atau ke samping lebih dari 1 inchi, Anda harus perbaiki atau beli car seat baru!
  8. Letakkan car seat di kursi depan dengan alasan menemani Anda mengemudi. Risiko terpental dan terkena pecahan kaca saat kecelakaan terjadi lebih kecil di kursi bagian belakang.
  9. Car seat di hadapkan ke depan, searah dengan laju mobil. Tepat bila car seat di hadapkan ke belakang.Bagian kepala, tulang leher dan tulang belakang si kecil akan terlindungi oleh car seat saat kecelakaan terjadi. Mulai sekarang Anda harus tega tidak melihat wajahnya!
  10. Peralihan dari car seat ke buster seat terlalu cepat. Booster seat, sejenis car seat yang memiliki ukuran lebih besar ini baru bisa digunakan oleh anak berusia 8 tahun atau memiliki tinggi badan 1,45 meter. (me)
Baca juga:
Letakkan Car Seat di Jok Belakang
Tepat Pilih Car Seat


 


Artikel Rekomendasi

Load more