Cilukba, Permainan Seru dan Mendunia!

 


  1. Belajar mandiri. Awalnya bayi cemas melihat Anda hilang dibalik tangan saat mengatakan ‘Ciluuuk’, dan saat Anda membuka tangan dan bilang "Ba" dia akan tenang kembali. Manfaatnya, saat Anda pergi ke luar rumah, misalnya ke kantor, bayi belajar untuk mengurangi rasa cemas dan sedihnya, karena ia tahu Bunda akan kembali.
  2. Belajar sabar. Setelah bilang "Ciluuuk" beri jeda 2-3 detik untuk mengatakan "Ba". Secara tidak langsung, bayi akan belajar untuk menunggu giliran.
  3. Belajar untuk fokus. Jeda antara ‘Ciluk’ dan ‘Ba’ melatih bayi fokuskan perhatian, fokus pada sesuatu adalah modal dalam proses belajar. 
  4. Saat bayi semakin besar, ia belajar untuk memprediksi kemungkinan yang akan terjadi. Di usia 3-5 bulan, ia akan tersenyum dan tertawa melihat muka Anda yang ada-menghilang-dan ada kembali. Di usia 5-8 bulan, ia mulai belajar dan bisa memprediksi tanda-tanda saat orang tuanya mau memulai permainan Cilukba dengannya, itu terlihat dari mukanya yang menunjukkan antisipasi dan tersenyum sebelum kita memulai permainan. Kemampuan bayi ini berguna untuk mengobservasi dan menarik kesimpulan dari hal-hal yang terjadi di sekitar.
  5. Bayi belajar untuk bermain peran dan menambah kepercayaan dirinya. Usia 1 tahun, bayi sudah tidak lagi hanya menjadi pengamat, kemampuan kognitif-nya yang juga bertambah membuat ia bisa menjadi orang yang memulai permainan. Disinilah, tugas Anda mendorong anak, tunjukkan ekspresi terkejut senang saat anak mengatakan ‘Cilukba’. Hal ini sangat berguna untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak bahwa ia bisa melakukan sesuatu, dan juga anak dapat belajar untuk bermain peran.

Selamat bermain!

Baca juga:
Belajar Sambil Bermain
Sesibuk Apapun, Ajak Anak Bermain
Cerdas Motorik Bayi Berkat Bermain



 


Artikel Rekomendasi

Load more