Bayi muntah karena ia adalah manusia baru. Saat menyusu, bayi menelan udara selain susu. Ketika perutnya berkontraksi, udara keluar dari perut dan membuat susu masuk kembali ke kerongkongan, muntahlah dia. Kadang, bayi memuntahkan kembali "makanan" yang Anda beri karena perutnya terlalu penuh. Untuk mengatasinya, perhatikan hal berikut:
Intensitas muntah bayi akan semakin jarang setelah bayi berusia enam atau tujuh bulan. Muntah menjadi masalah dan perlu ditangani serius bila berat badan bayi turun drastis dan muntah semakin sering (atau banyak). Hati-hati jika muntahan bayi berwarna hijau (noda empedu). Perhatikan bila sambil muntah, bayi mengalami
kolik parah, dan batuk setiap disusui.