Hamil di usia di atas 30 tahun, terutama hamil anak pertama, mengundang risiko timbulnya gangguan kesehatan, baik bagi ibu maupun janin. Berikut kiat untuk memperkecil risiko tersebut:
Dulu jika denyut jantung janin di atas 140 per menit menunjukkan bayi berjenis kelamin perempuan. Sedangkan jika denyut jantungnya di bawah itu, bayi berjenis kelamin laki-laki.
Kini, dari hasil studi yang dimuat dalam The British Journal of Obstetrics and Gynecology (Januari,2008), membuktikan bahwa tidak ada keterkaitan yang kuat antara jenis kelamin dan denyut jantung janin.