Sekitar 24 jam setelah caesar, Anda masih berada di ruang pemulihan dan dalam pantauan tim penolong persalinan. Memang, belum banyak yang bisa Anda lakukan pada saat ini. Bahkan, mungkin Anda masih belum percaya pada apa yang baru saja Anda alami. Ini biasa kok. Apalagi, kalau operasi adalah keputusan yang mendadak. Misalnya, janin Anda terlalu besar, sehingga tidak bisa melewati rongga panggul.
Walau begitu, percayalah, begitu Anda melihat bayi yang sedang terlelap di samping Anda, pasti rasa lega dan bahagia langsung menyelimuti.
Ah, kenapa segalanya masih terasa campur aduk? Memang. Meski Anda sudah lega, tidak bisa dipungkiri kalau tubuh Anda masih sangat lemah. Belum lagi perut bagian bawah terasa nyeri akibat jahitan operasi. Punggung bagian bawah bekas anestesi juga terasa tidak enak. Kok bisa? Karena, sampai saat ini, Anda belum boleh minum dan makan (anestesi selama operasi membuat gerak pencernaan belum sempurna kembali), maka cairan infus masih terus terpasang di salah satu lengan Anda. Demikian pula kateter. Alat yang satu ini berfungsi membantu mengosongkan kandung kemih.
Masalahnya, semua rasa tidak nyaman yang bercampur jadi satu itu membuat badan Anda kaku dan tidak bisa bergerak. Saking kakunya perut Anda, bersin dan batuk pun terasa begitu menyiksa.