Doa dan Harapan Bunda di Botol Susu Pigeon

 

Foto: Freepik

Memberikan Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif dengan menyusui langsung bayinya menjadi harapan para ibu. Namun, hal tersebut bisa saja tidak terjadi seperti yang diharapkan atau direncanakan, karena ada kendala atau kondisi tertentu yang dialami ibu atau bayi. Pemberian ASI pun terpaksa tidak dengan menyusui langsung, namun memerlukan media atau alat bantu, salah satunya botol susu.
 
“Bisa saja ibu harus bekerja di luar rumah atau kondisi bayi berkebutuhan khusus seperti bayi lahir prematur berat badan rendah dan bayi dengan kondisi celah bibir dan lelangit atau cleft. Hal tersebut yang menjadi latar belakang Pigeon mengembangkan botol dan dot sesuai dengan perilaku bayi menyusu secara alami, dan agar ibu tetap dapat memberikan ASI kepada bayinya dalam berbagai kondisi,” ungkap Anis Dwinastiti, General Manager Marketing Division, Pigeon, dalam acara peluncuran botol motif batik Pigeon, Jumat, 1 Oktober lalu.
 
Baca juga: 
Tip Menyusui Jika Ibu Tertular COVID-19

Lebih lanjut Anis menjelaskan bahwa Pigeon selalu melakukan studi dan riset terlebih dulu untuk tiap produknya, dengan mengedepankan perhatian terhadap kebutuhan konsumennya, dalam hal ini para ibu. “Hal ini kami lakukan untuk keamanan dan kepuasan konsumen. Karena itu, selama ini kami selalu memegang prinsip 3S: study, safety, satisfaction,” kata Anis.
 
Foto: dok. Pigeon


Kepedulian Pigeon tidak hanya berhenti pada menghadirkan botol susu yang sesuai untuk bayi, namun juga memperhatikan cinta kasih dan kelekatan ibu dan bayinya. Ibu selalu memberi yang terbaik, mendoakan, dan menjaga bayinya dengan segenap kasihnya. Hal ini diwujudkan Pigeon dengan menghadirkan botol bayi bermotif batik di tiap peringatan Hari Batik Nasional sejak tahun 2014 hingga kini, dengan motif berbeda tiap tahunnya.  
 
Mengapa batik? Karena batik merupakan bagian dari budaya Indonesia yang bahkan sudah diakui sebagai warisan dunia oleh badan PBB, yang sarat akan filosofi, tiap motif memiliki makna, doa, dan harapan yang berbeda-beda bagi pemakainya. Batik hadir dalam seluruh siklus kehidupan manusia, sejak dalam kandungan, bayi, remaja, dewasa, hingga akhir hayatnya. Jadi, motif-motif batik di botol susu menggambarkan doa, kasih dan harapan bunda kepada bayinya.
 
Menghadirkan motif batik di botol bayi juga merupakan kontribusi Pigeon melestarikan kebudayaan dan warisan nenek moyang kita. Sejak awal, Pigeon menggandeng Iwet Ramadhan, seorang desainer dan pegiat batik. Kolaborasi ini telah menghasilkan karya-karya cantik dan sarat makna bagi botol bayi Pigeon. Tahun ini, ada 3 motif yang diusung, yakni Koi sebagai simbol kekuatan dan kegigihan, Wijaya Kusuma adalah simbol kemuliaan, dan Kawung merupakan simbol kenetralan. Ini merupakan doa tiap ibu untuk bayinya, agar kelak menjadi anak yang gigih, menjadi manusia mulia, memiliki nama yang harum, menjadi orang yang tenang dan menang menghadapi berbagai kondisi. Motif-motif tersebut dirasa sesuai dengan kondisi saat ini, ketika kita masih berada dalam pandemic COVID-19. “Botol ini ketika dipegang ada doanya. Hidup ini, kalau kamu bisa menjalaninya, kamu akan bersinar. Kamu akan memiliki nama yang baik,” kata Iwet.

Baca juga: Botol Susu Aman Untuk Bayi
 
Tidak hanya motif batik pada produk botol susu, kolaborasi ini kemudian berkembang dengan mempersembahkan kain batik cap dan kain batik tulis yang cantik. Dan, tahun 2021 ini, mereka mengembangkan produk batik tulis motif Teratai (Padma) untuk serbet, kantung alat makan pribadi, dan pouch serbaguna, yang merupakan karya para perempuan pembatik Rusunawa Pulogebang.

 
Foto: dok. Pigeon

Sebagai bentuk kepedulian Pigeon terhadap anak-anak yang kurang beruntung, Pigeon akan mendonasikan sebagian hasil penjualan botol motif batik 2021 kepada Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-Langit (YPPCBL) senilai Rp200.000.000.
 
Semua produk botol susu motif batik Pigeon sudah bisa didapatkan di toko resmi Pigeon di marketplace maupun gerai-gerai Pigeon. “Kami tidak membuatnya eksklusif agar semua ibu bisa mendapatkannya,” kata Anis.
 
Baca juga: 

Ibu Terinfeksi Covid-19 Menyusui Pantang Kendor
Serba Serbi Menyusui yang Bunda Harus Tahu
5 Posisi Menyusui Nyaman untuk Bayi dan Bunda


grc

 
 

 

 


Topic

#bayi #ASIeksklusif



Artikel Rekomendasi

Load more