Tanya: Karena tidak suka susu formula, sampai 11 bulan usianya, bayi saya mendapat ASI dan makanan pendamping ASI. Rencananya, dia akan saya beri ASI sampai usia 2 tahun. Tapi, saya khawatir jika kelak dia tidak mau minum susu formula, bagaimana saya menyapihnya?
Jawab:
Saya mengerti kekhawatiran Anda, tapi bersyukurlah bayi Anda suka ASI dan masih bisa mendapatkan ASI. Kendala menyapih seringkali datang dari ibu, karena ketergantungan yang kuat antara ibu dan anak. Lakukan penyapihan secara alami, antara lain dengan mengikuti tahap perkembangan anak. Misalnya, gunakan momentum saat giginya tumbuh, dengan mengupayakan acara makan yang menyenangkan.
Untuk memenuhi kebutuhan susunya, gunakan susu sesuai dengan usianya ketika mengolah makanan padatnya. Sajikan makanan secara menarik, bervariasi, dengan rasa yang menggugah selera. Anak pun akan belajar secara alami untuk meninggalkan ASI dan menikmati makanan padatnya.
Untuk menyapihnya, jarangkan frekuensi dan waktu pemberian ASI. Ketika usianya mencapai 2 tahun, jelaskan dengan alasan yang dapat diterima akalnya, mengapa ia harus berhenti menyusu pada ibu. Hindari menyapih saat anak sedang mengalami suatu perubahan, misalnya pindah rumah atau sakit. Libatkan anggota keluarga untuk rencana penyapihan, misalnya dengan tidur terpisah ditemani ayah atau anggota keluarga lain. Dengan cara yang benar, anak akan belajar bahwa ibu tetap menyintainya, walaupun ia tidak mendapatkan ASI lagi. Semoga berhasil!