Tentu kita tak dapat menuntut anak usia ini untuk mengubah pemahamannya dalam sekejap. Otak anak masih terus bertumbuh, cara pandang terhadap lingkungannya akan berubah, pemahamannya tentang kepemilikan juga akan terus berkembang. Yang dibutuhkan anak saat ini adalah belajar memahami benda-benda miliknya, milik orang lain dan milik bersama. Ia butuh belajar meluaskan dunianya.Inilah 8 cara mengajarkan anak paham tentang kepemilikan yang bakal membuatnya terampil bergaul.
- Dorong anak untuk berbagi dengan Anda lebih dulu. Ini lebih mudah, karena anak tahu Anda tidak akan merebut atau mengamuk. Kemudian, ajak dia bermain dengan mainan kesayangannya. Pinjamlah mainannya, beritahu bahwa dia bisa mendapatkannya kembali.
- Ajak anak ke play ground. Ini tempat terbaik baginya untuk belajar bergantian karena alat-alat bermain di play ground bukan milik siapa-siapa. Anak Anda akan melihat bahwa setiap anak yang ada di tempat itu punya kesempatan yang sama untuk menggunakan alat bermain.
- Bantu anak menjaga barang-barangnya, jangan paksa anak untuk meminjamkan barangnya. Sebelum ada teman sebayanya datang, biarkan anak memutuskan mainan apa yang ingin dia simpan. Ketika anak tahu bahwa dia tidak selalu harus meminjamkan barangnya, akan lebih mudah baginya untuk melepaskan barangnya.
- Beri kesempatan bergaul dengan anak lain dan orang dewasa lain dalam waktu tertentu. Bersama anak dan orang dewasa lain, anak Anda akan belajar hal yang sama yang Anda ajarkan, yaitu bergantian. Dengan demikian si kecil akan paham bahwa dimana pun dia berada, aturan bergantian tetaplah ada.
- Ajarkan anak berkata 'pinjam’, bukan 'minta'. Kata pinjam mengacu pada 'mengembalikan,' sementara kata 'minta' mengacu pada memiliki. Katakan pada anak bahwa meminjam berarti harus mengembalikan. Bila ada teman yang meminjam, pasti dia akan mengembalikannya. Penjelasan Anda mungkin tak terlalu dipahami anak, tapi pengalaman menerima kembali barangnya yang dipinjam, membuat anak belajar bahwa dia takkan kehilangan miliknya.
- Bantu anak memahami barang milik ayah, milik bunda dan milik kita bersama dari benda-benda yang ada di dalam rumah. Misalnya, dasi milik ayah, lipstick punya bunda, kursi dan meja milik kita semua, bunda dan ayah milik kita semua. Bila si kecil mendominasi ibunya, katakan, “Bunda milik kita semua. Tadi kamu sudah main sama bunda. Sekarang gantian, ayah mau bicara dengan bunda sebentar. Kamu tetap boleh di sini, bertiga.”
- Ajarkan ide tentang bergantian. Misalnya, “Tadi kamu sudah main mobil-mobilan ini. Sekarang gantian, Naka pinjam mobil-mobilannya, kamu main boneka.” Bila anak tidak sabar menunggu dan tetap merebut, berikan time out. Jauhkan anak dari teman bermainnya, agar dia tahu bahwa merebut bukan cara yang baik.
- Jangan diceramahi. Saat anak marah karena tak mau bergantian, dia juga tak mau mendengarkan penjelasan Anda tentang pentingnya bergantian. Alihkan, atau berikan mainan pengganti.