Tiga Kasus Balita Takut Ayah

 

Ayah seringkali menjadi sosok 'pahlawan' yang dipuja oleh balita. Namun tak jarang pula, ayah menjadi sosok yang juga ditakuti oleh balita. Segera atasi ketakutan balita terhadap Anda, ayahnya, agar hubungan Anda berdua lebih erat.

Seringkali sikap tegas dan disiplin yang diterapkan ayah kepada balitanya, salah kaprah. Alih-alih tegas dan disiplin, balita malah takut kepada ayah. Berikut beberapa contoh kasus ketakutan balita terhadap ayahnya, dan cara mengatasinya.

Wajah seram. Bunda melarang balita naik tangga, tapi anak tidak peduli. Lalu Anda pun datang, dan balita pun langsung turun dari tangga dan mendekati bundanya.

Atasi dengan: Buang ekspresi wajah 'seram' Anda. Bisa saja balita takut dengan cara Anda menatap tajam padanya. Berikan wajah 'bersahabat', agar balita tidak takut sebelum tahu maksud Anda menghampirinya.

Teriakan. Anda langsung berteriak memanggil namanya saat mendengar suara barang jatuh. Balita Anda pun langsung menjerit dan menangis. Ia takut karena Anda berteriak, pertanda marah.

Atasi dengan: Biasakan untuk tidak berteriak saat menegur kesalahan anak. Balita bisa menyimpan pesan bahwa saat ayah berteriak, itu pertanda ayah marah. Sebaiknya coba hampiri balita, lihat benda yang dijatuhkan dan katakan kesalahannya.

Hukuman fisik.
Balita takut ketika ayahnya marah dan mulai mengangkat tangan. Balita curiga Anda akan menjewernya, hal yang biasa Anda lakukan ketika balita Anda melakukan kesalahan.

Atasi dengan: Hilangkan kebiasaan ini sebagai senjata dalam mendidik anak. Menegur lantas mengatakan alasan kesalahannya merupakan pilihan tepat. Upaya mengubah perilaku balita lebih baik terjadi karena kesadaran balita, dan bukan karena balita takut dengan jeweran Anda.

Apakah Anda termasuk salah satu dari beberapa kasus di atas? Kalau ya, yuk ubah dari sekarang, agar hubungan Anda dan balita lebih akrab dan penuh kasih sayang. Balita pun akan lebih hormat dan sayang pada Anda, ayahnya.

 


Artikel Rekomendasi

Load more
".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>