Tanya Jawab Imunisasi

 

Mengapa imunisasi penting? Temukan jawabnya dalam tanya-jawab berikut ini.

Tanya:
Apakah imunisasi? Haruskah setiap anak diimunisasi?
Jawab:
Imunisasi adalah pemberian vaksin (kuman yang mati atau dilemahkan) untuk memicu produksi antibodi agar tubuh tahan terhadap penyakit tertentu, seperti, polio, hepatitis B, TBC, cacar dan lain-lain. Setiap anak berhak mendapatkan perawatan kesehatan, antara lain melalui pemberian imunisasi. Jadi, imunisasi sebenarnya hak anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua.

Tanya:
Apakah imunisasi menimbulkan demam?
Jawab:
Sebagai reaksi dari pemberian kuman yang dilemahkan, tubuh membentuk ”pasukan” perlawanan yang dinamakan antibodi. Tanda proses tersebut sedang berlangsung adalah dengan naiknya temperatur tubuh. Biasanya hanya berkisar 38,5 – 39 derajat Celsius. Anda bisa memberinya sedikit obat demam, tapi istirahat cukup dan pelukan hangat Anda akan meredakan rewelnya si kecil akibat demam pasca imunisasi.

Tanya:
Berapakah jenis imunisasi? Apakah imunisasi yang diberikan pada bayi di Indonesia sama dengan negara lain?
Jawab:
Ada imunisasi wajib (Program Pengembangan Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan dianjurkan (Non-Program Pengembangan Ikatan Dokter Anak Indonesia). Setiap negara punya kebijakan tersendiri mengenai ini. Sebab, jenis penyakit yang rentan diderita balita berbeda di setiap negara.

Tanya:
Apa saja imunisasi wajib dan dianjurkan?
Jawab:

  • Imunisasi wajib: Hepatitis B, DTP, BCG, Polio, Campak
  • Imunisasi yang dianjurkan: HiB, Pneumokokus, MMR, Varicela (Cacar), Tifoid, Hepatitis A, Influenza.

Tanya:
Apakah imunisasi yang pertama diberikan segera setelah lahir?
Jawab:
Hepatitis B diberikan dalam rentang 12 jam setelah lahir. Diulang pada usia 1 bulan dan satu kali lagi dalam rentang 3 – 6 bulan. Polio kini juga termasuk dalam salah satu imunisasi yang diberikan segera setelah si kecil lahir.

 

 


Artikel Rekomendasi

Load more
".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>