Mencermati Teriakan Anak

 

Terkadang anak berteriak untuk mendapatkan perhatian dari orang tua. Teriakan anak tersebut, ada yang wajar namun ada pula yang tidak wajar. Berikut tips mencermatinya
  • WAJAR bila anak berteriak karena dia takjub, terkejut, atau merasa sangat gembira ketika menemukan atau melihat sesuatu yang baru.
  • TIDAK WAJAR bila balita berteriak ketika Anda sedang berbicara dengan seseorang. Sebab, itu seringkali merupakan teriakan untuk  merebut perhatian Anda. Dia merasa diabaikan.
  • WAJAR bila anak berteriak karena tidak dapat mengungkapkan keinginannya dengan kata-kata, mengingat kosa kata yang dikenalnya masih terbatas.
  • TIDAK WAJAR bila balita berteriak sambil menunjuk benda yang diinginkan, atau dia berteriak karena ingin mendapatkan sesuatu yang sebetulnya tidak Anda perbolehkan.
  • WAJAR bila dia berteriak ketika bermain, berlari atau kejar-kejaran, sambil melompat-lompat.
  • TIDAK WAJAR bila anak berteriak dengan suara melengking, dan terus-menerus. Coba tanyakan, mungkin ada yang tidak beres dengan tubuhnya, misalnya dia berteriak karena tiba-tiba perutnya terasa melilit.
  • WAJAR bila dia berteriak karena sedang menunjukkan kepada Anda suara binatang. Dia sedang melakukan eksplorasi terhadap kemampuannya menciptakan aneka jenis suara.
  • TIDAK WAJAR bila balita hingga umur 3-5 tahun masih senang berteriak untuk menyatakan keinginan.

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>