a. Pemeriksaan Darah meliputi hemoglobin, hematokrit, sel darah putih dan faktor pembekuan darah (trombosit). Tujuan: mendeteksi adanya gangguan anemia, infeksi, atau gangguan faktor pembekuan darah
b. TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplex Virus) Tujuan: jika terjadi infeksi saat kehamilan dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur dan kelainan bawaan pada bayi.
c. Pap Smear berupa pengambilan contoh sel-sel leher rahim Tujuan: menganalisa apakah ada sel-sel tidak normal yang dapat berubah menjadi sel kanker, terutama kanker leher rahim.
d. Gula darah dilakukan sewaktu puasa dan tidak puasa. Tujuan: mendeteksi adanya penyakit diabetes mellitus atau intoleransi glukosa.
e. VDRL (Veneral Diseases Research Laboratory) berupa skrining penyakit kelamin melalui hubungan seksual. Tujuan: mencegah bayi terkena cacat kongenital atau kelainan pada pertumbuhan struktur bayi.
f. Tes urin di laboratorium. Tujuan: mengetahui infeksi salurah kemih dan gula dalam urin yang menunjukkan adanya penyakit tertentu.
g. HIV dengan menggunakan sampel darah untuk dicek di laboratorium Tujuan: mendeteksi adanya infeksi HIV. Bila ya, ibu disarankan untuk tidak hamil karena membahayakan janin. (DIN/PAS)