Asah Motorik Halus Balita dengan Memasak

 

Mengajak anak membantu menyiapkan makanan memang butuh kesabaran Anda.  Dengan bimbingan Anda, anak lambat laun dapat mengerjakan porsi pekerjaannya dengan benar.

Anak usia ini umumnya sudah memahami sebab-akibat. Dengan begitu Anda dapat menjelaskan jika mau membantu di dapur, ia harus melakukannya dengan ekstra hati-hati. Banyak peralatan di dapur yang dapat mencelakakannya jika ia tidak berhati-hati. Perkenalkan anak terbuat dari bahan apa benda-benda di sekitarnya.

Berbagai manfaat. Setelah itu, pikirkan kegiatan yang kira-kira dapat dilakukan dan bermanfaat bagi anak. Misalnya, memintanya mempersiapkan sarapan dengan mengoleskan mentega dan menaburkan muisjes di atasnya. Kegiatan ini dapat mengasah motorik halusnya. Atau, menggali kreativitas anak melalui menghias roti, kue atau pizza dengan bahan makanan lain.

Anda juga dapat mengajarkan anak dua tahun membuat kue sederhana yang tidak memerlukan kompor. Misalnya, membuat kue bola-bola coklat dari biskuit, susu kental dan coklat bubuk yang dibulatkan lantas digulirkan di piring berisi muisjes. Tahapan memasak yang diperkenalkan sejak dini dapat membantu melatih logika berpikir anak sesuai tahapan membuat suatu karya.

Kemampuannya menata meja dengan piring maupun gelas yang tidak mudah pecah juga membuatnya belajar membuat suatu pengelompokan atau klasifikasi. Gelas disatukan dengan gelas, piring dengan piring. Atau, membuat pengelompokan yang terdiri dari piring, gelas, sendok dan garpu dalam satu kelompok dan sebagainya.

Tunggu apa lagi? Mulailah meminta anak membantu Anda menyiapkan makan bersama!

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>