Biasa dilakukan anak untuk memancing reaksi segera dari orang di dekatnya. Tapi Anda perlu waspada karena sebagian anak yang melakukan ini biasanya mengalami masalah neurologis di kepalanya.
Risiko: berbahaya untuk diri sendiri, misalnya terjadi guncangan pada otak dan cidera.
Tips • Periksakan ke dokter syaraf.
• Anak tidak dibiarkan sendiri dalam suatu ruangan.
• Memberi pengaman pada tembok dengan busa.
• Tidak memberi perhatian secara berlebihan terhadap perilakunya, tapi tetap waspada.
• Alihkan perhatiannya segera, saat ia bersiap membenturkan kepalanya.
Baca:
Balita Suka Membenturkan KepalaMemukul Kepala Sendiri