Tepat Memilih Rumah Sakit Bersalin

 

Agar tidak merasa salah pilih rumah sakit untuk bersalin, cermati dulu rumah sakit incara Anda dengan memperhatikan beberapa hal ini:
  • Mendukung IMD dan ASI ekslusif. Mengunapakan inisiasi menyusu dini (IMD), menyediakan jasa konsultasi laktasi, fasilitas rawat gabung (rooming ini) dan tidak member bayi susu formula atau air di kamar rawat bayi (bula ibu dan bayi tidak rawat gabung).
  • Reputasi baik. Cek lewat pemberitaan media atau milis para ibu, misalnya tidak pernah dituntut secara hokum atas kasus dugaan malpraktik dan prosentase pasien yang bersalin Caesar tidak tinggi.
  • Fasilitas lengkap tersedia ruang operasi, incubator bayi dan fasilitas NICU (Neonatal Intensie Care Unit).
  • Lokasinya mudah dijangkau dari rumah atau kantor ibu.
  • Mengizinkan calon ayah mendampingi istri bersalin, aik secara alami maupun Caesar.
  • Membolehkan ibu melakukan hypnobirthing di ruang persiapan bersalin, memilih posisi untuk mengatasi rasa sakit, atau dipijat aromaterapi.
  • Anda tidak keberatan dengan lokasinya yang akan tercantum di akte lahir bayi. Misalnya, bila bayi lahir di sebuah rumah sakit kawasan Bintaro, di akte lahir akan tercantum tempat lahir di Tangerang, bukan Jakarta.
Baca juga:
Bersalin di Rumah Sakit Umum (RSU)

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>