Menyusui merupakan cara yang normal dan sehat untuk memberi makan bayi. Namun, ternyata tak semua bayi mendapatkan asupan ASI. Menurut data Kementerian Kesehatan tahun 2016, pemberian ASI ekslusif pada bayi di usia 0-6 bulan di Indonesia hanya sebesar 55,7%. Permasalahan ini akibat dari dua hal utama, yaitu :
1. Kurangnya informasi yang komprehensif mengenai manfaat ASI sehingga berakibat pada kesadaran yang rendah untuk menyusui.
2. Tidak lancarnya air susu yang dihasilkan oleh ibu.
Oleh sebab itu, Kimia Farma selaku perusahaan BUMN yang bergerak di bidang farmasi, bermaksud memberikan solusi. Kimia Farma melakukan seminar ke berbagai kota di Indonesia sebagai bentuk kongkrit untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menyusui. Seminar tersebut mengusung tema Ayo Dukung ASI Ekslusif. Tidak hanya seminar, Kimia Farma juga meluncurkan produk herbal untuk melancarkan ASI, yaitu ASIFIT.
ASIFIT mempunyai kandungan dan manfaat, seperti ekstrak daun katuk yang secara empiris telah teruji mampu meningkatkan dan melancarkan produksi ASI, dan tambahan vitamin B kompleks yang bermanfaat sehingga menjadikan ibu bugar saat menyusui.
Film animasi aksi-komedi terbaru dari Sony Pictures Animation menghadirkan kisah underdog tentang kambing kecil yang menantang liga olahraga raksasa, sarat pesan motivasi dan kerja sama tim untuk kelu... read more
Angka Kematian Ibu di Indonesia masih mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup, menandakan perlindungan kesehatan perempuan harus menjadi perhatian bersama.... read more