Tidak hanya pada keluarga, pada orang yang baru dikenal pun ia banyak bertanya, seperti: “Ini apa dan buat apa?” “Bagaimana pakainya?” “Aku boleh coba?” “Aku pinjam sebentar, yah?” yang membuat kerepotan menjawabnya, dan bahkan emosi jika ia tidak berhenti bertanya.
Cirinya: Rasa ingin tahunya besar, banyak bicara, tidak bisa diam, penasaran.
Atasi dengan: Hasil penelitian dari University of Hawaii dan University of Michigan yang dikutip Washington Post tahun 2010 menunjukkan ketika anak mendapat informasi yang jelas atau sesuai keingintahuannya, ia akan lebih cepat berhenti bertanya. Untuk itu, tetaplah bersabar dan coba jelaskan sejelas-jelasnya informasi yang ingin si kecil ketahui.
Riset Boston University menunjukkan bahwa anak lebih cepat membalas perlakuan buruk dibanding menunjukkan rasa terima kasih, sehingga respons defensif ini kerap disalahartikan sebagai sifat pendendam.... read more