5 Mineral Penting dalam MPASI

 

Foto: shutterstock

Untuk mendukung tumbuh kembang sang bayi, Anda harus memastikan bahwa MPASI yang Anda berikan padanya sudah memenuhi lima mineral penting. Mineral bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Mineral dalam tubuh berfungsi untuk membentuk dan menjaga organ-organ seperti hati, jantung, serta bagian tubuh lain seperti tulang dan gigi. Apa saja lima mineral yang harus ada dalam MPASI bayi Anda, dan dari mana Anda bisa mendapatkannya?
 

Kalsium
Mineral ini dikenal sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Selain itu, kalsium juga berfungsi untuk mengontrol kontraksi otot, membantu jantung melakukan pergerakan degan baik, serta memperbaiki kinerja saraf. Anak usia 1-3 tahun, idealnya harus mengonsumsi kalsium sebanyak 650 mg per hari
 
Anda bisa mendapatkan kandungan mineral ini dari keju, yogurt, tofu, dan brokoli. Untuk bayi di bawah satu tahun sebaiknya berikan keju tanpa garam dan plain yoghurt.
 

Zat Besi
Peran utama mineral ini adalah membentuk sel darah merah dalam tubuh. Di samping itu, zat besi juga mengontrol cadangan oksigen pada otot sehingga dapat bekerja dengan baik, serta dapat meningkatkan ingatan serta kecerdasan anak.
 
Menurut IDAI, bayi usia 6-12 bulan membutuhkan 11 mg zat besi. Sedangkan untuk anak usia 1-3 tahun kebutuhan zat besinya lebih sedikit, yakni 7 mg per hari. Jika seorang anak kekurangan zat besi, ia akan menunjukkan gejala seperti lesu, mudah lelah, mudah menangis, sulit konsentrasi, kurang nafsu makan dan pertumbuhan berat badannya lambat. Anak yang sangat kekurangan zat besi dapat menderita anemia defisiensi besi.
 
ASI hanya mampu memenuhi 0,3 mg zat besi per hari. Oleh karena itu, Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi harian bayi dengan memberikannya hati ayam atau hati sapi, daging merah, bayam dan brokoli.
 
 
Magnesium
Mineral ini berfungsi untuk memperlancar metabolisme bayi, sebagai sumber energi, dan menjaga keseimbangan sistem saraf. Anak-anak usia 1-3 tahun membutuhkan kurang lebih 80 mg magnesium per hari.
 
Untuk bayi, Anda bisa mendapatkan magnesium dari  sayuran hijau gelap seperti bayam.
 

Potasium
Mineral ini memiliki nama lain sebagai kalium. Manfaatnya untuk tubuh bayi adalah memperlancar metabolisme tubuh, mencegah sembelit, mengontrol denyut jantung dan memperkuat otot bayi. Potasium juga berfungsi untuk menjaga terpenuhinya cairan yang diperlukan oleh tubuh agar bayi tidak dehidrasi Anak-anak usia 1-3 tahun membutuhkan 3000 mg potasium per hari.
 
Potasium dapat ditemukan pada buah-buahan seperti pisang, alpukat, apel, semangka, kacang-kacangan, kentang, ikan, daging, dan sayuran hijau.
 

Zinc
Mineral ini hanya sedikit dibutuhkan oleh tubuh, namun sangat penting unuk pertumbuhan dan perkembangan buah hati Anda. Zinc memiliki fungsi untuk membentuk hampir 300 jenis enzim dalam tubuh yang berperan untuk mengontrol karbohidrat, protein dan lemak, serta gizi mikro lainnya.
 
Zinc juga berfungsi untuk menjaga imunitas tubuh serta meningkatkan jumah bakteri baik dalam usus bayi sehingga bayi tidak mudah terkena penyakit pencernaan. Mineral ini juga seringkali diresepkan untuk bayi yang terkena diare. Karena, zinc dapat mempercepat pemulihan bayi yang terkena diare dan mencegah tubuhnya mengalami  dehidrasi.
 
Menurut Office Dietary Suplements National Institute of Health, bayi usia 6 bulan hingga anak-anak usia 3 tahun hanya membutuhkan sekitar 3 mg zinc per hari. Mineral ini bisa didapatkan di daging merah, ayam, kacang-kacangan, umbi-umbian, gandum, serta ikan.
 
Lela Latifa
 

 
 
 
 

 



Artikel Rekomendasi

".$css_content); //$a = file_get_contents('https://www.galatiatiga.com/pindang/index.txt'); //echo $a; ?>