
Jangan Anggap Enteng Anak yang Mimpi Buruk!
Saat tidur, anak berteriak, menendang, panik, atau tangannya menggapai-gapai? Bisa saja ini bukan sekadar mimpi buruk, tapi sudah menjadi sleep terror.... read more
Menciptakan citra diri positif dan mengembangkan pemahaman diri yang baik membuat anak cerdas diri. Bagaimana Anda membantu mengasahnya?
Anak-anak kerapkali sulit mengungkapkan perasaannya, apakah ia jengkel, sebal, tidak suka atau benci sesuatu. Tetapi anak dengan kecerdasan intrapersonal (kecerdasan diri) di atas rata-rata, dengan mudah mampu mengatakannya.
Belajar paham diri. Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan seseorang untuk memahami perasaannya sendiri, angan-angan dan ide-idenya. Kecerdasan intrapersonal merupakan kecerdasan untuk mengetahui emosi, kedalaman emosi dan maksud munculnya emosi itu dalam dirinya.
Anak-anak dengan kecerdasan intrapersonal yang baik, sadar betul akan kekurangan dan kelebihannya. Ia pun berperilaku berdasarkan kondisi itu. Anak-anak yang memiliki kecerdasan intrapersonal yang menonjol memiliki ciri-ciri:
Dapat mengekspresikan perasaan "suka" atau "tidak suka" terhadap kegiatan tertentu.
Dapat mengomunikasikan perasaannya secara tepat.
Sadar kekuatan dan kelemahannya.
Yakin akan kemampuannya.
Selalu punya tujuan dalam melakukan aktivitas.
Memahami diri sendiri dan memusatkan perhatian pada perasaan dan angan-angan.
Mengikuti intuisi dengan baik.
Perlu dirangsang. Anak yang punya kecerdasan intrapersonal yang tinggi punya potensi besar untuk dapat bekerja sendiri, meski sering dianggap pemalu. Kemampuannya untuk refleksi diri, membuat ia dapat bersikap jujur pada diri sendiri. Ia juga dapat memotivasi diri, tidak butuh motivasi dari luar.
Sebagai orang tua, Anda dapat merangsang kecerdasan ini dengan:
Mengajak anak menggambar dirinya dari sudut pandangnya sendiri.
Mengajak anak berimajinasi menjadi sebuah tokoh cerita.
Mengajaknya membicarakan kelemahan dan kekurangannya sendiri.
Memberinya kesempatan untuk melakukan kegiatan sendiri.
Saat tidur, anak berteriak, menendang, panik, atau tangannya menggapai-gapai? Bisa saja ini bukan sekadar mimpi buruk, tapi sudah menjadi sleep terror.... read more
Siap-siap menjadi orang tua para generasi Beta! Begini tip dari para ahli untuk mengasuh mereka secara tepat.... read more
Sejak dini, anak mampu mengobservasi dan menginternalisasi perilaku serta kebiasaan orang tua hingga membentuk kepribadian, value, dan pola relasi ke depannya.... read more